Kaum minoritas di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, sering kali menghadapi kesulitan dalam mengakses hak-hak dasar mereka, seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan perlindungan hukum. Kondisi ini diperparah oleh adanya diskriminasi sistemik, stigmatisasi, dan kebijakan yang tidak inklusif. Fenomena sosial yang kompleks ini tidak hanya terjadi di dunia nyata, tetapi juga direfleksikan dalam berbagai bentuk karya seni, termasuk anime. Salah satu anime yang secara mendalam menggambarkan pergulatan kaum minoritas adalah Tokyo Ghoul karya Sui Ishida